Kamis, 17 Januari 2013

               1995

Kenangan merah jingga
penuh semburat
jatuh tergeletak
asah menjaauh
Waktu yang jauh , jauh
membalit luka
nestapa tak jauh selalu
mengapa kuterima ini
Ku bangkt dari puing-puing
Ku kumpulkan asah yang terkeping keping
Ku rajut untaian melati
Ku rajut untaian doa
Ku rajut intaian zikir mendayau
Ku angkat tarian semesta rumi tuk mengagungkan ENGKAU
bak tarian raja Daud di hadapan TABUT SEMESTA ALAM
Tapi mengapa ENGKAU diam membisu
Mengapa KAU tak ubah ratapku
menjadi tarian yang indah  .........

                                                                      Asrama, 1995  (2012, solo )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar